Pegawai Lapas Magelang beri pelatihan Tenun Pembuatan Sapu Lantai pada WBP

    Pegawai Lapas Magelang beri pelatihan Tenun Pembuatan Sapu Lantai pada WBP
    Pegawai Lapas Magelang beri pelatihan Tenun Pembuatan Sapu Lantai pada WBP

    MAGELANG –  Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang dengan tekun memberikan pelatihan keterampilan pembuatan sapu lantai kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Sabtu (07/03/2026).

    Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan untuk memberikan keterampilan kerja bagi WBP selama menjalani masa pembinaan di dalam Lapas.

    Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan pendampingan langsung dari petugas yang memberikan arahan dan praktik pembuatan sapu lantai secara bertahap.

    Melalui kegiatan ini, para WBP tidak hanya belajar teknik pembuatan produk, tetapi juga ditanamkan nilai kedisiplinan, ketekunan, serta semangat produktivitas yang dapat menjadi bekal keterampilan setelah mereka kembali ke masyarakat.

    Kepala Lapas Kelas IIA Magelang, Agung Supriyanto, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan kerja merupakan salah satu bentuk komitmen Lapas dalam membekali WBP dengan kemampuan yang bermanfaat.

    “Kami terus mendorong berbagai kegiatan pembinaan kemandirian seperti pelatihan pembuatan sapu lantai ini agar WBP memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal hidup mandiri dan produktif setelah selesai menjalani masa pidana, ” ujar Kalapas.

    (Humas Lapas Magelang) 

    magelang lapas magelang kalapas magelang agung supriyanto pegawai lapas magelang wbp lapas magelang pelatihan tenun dan sapu
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Ciptakan kemandirian WBP, Lapas Magelang...

    Artikel Berikutnya

    Remas At-Taqwa Lapas Magelang Kembali Menggelar...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua
    Prancis Gelontorkan Rp1,2 T untuk Stabilkan Ekonomi Akibat Krisis Timur Tengah
    Jembatan Merah Putih Presisi Magelang Capai 65%, Siap Beroperasi April 2026
    Dr. Naf'an: Hukum Tak Bisa Dipesan!
    Advokat Terjepit Etika, Dr. Muhd Naf’an: Kritik Tajam Penegakan Hukum yang Sarat Kepentingan

    Ikuti Kami