Magelang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang menggelar program deradikalisasi bagi 3 (tiga) narapidana terorisme (Napiter) sebagai bagian dari upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kamis (27/11/2025).
Kegiatan deradikalisasi kali ini dihadiri oleh Kepala Subdit Bina Dalam Lapas BNPT,
Kol. Mar. Wahyu Herawan, yang didampingi oleh Kepala Subdirektorat Pembinaan Kepribadian dan Kemandirian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Giyono. Kehadiran kedua pejabat tersebut menjadi bentuk dukungan penuh terhadap upaya integratif pembinaan Napiter di Lapas Magelang.

Program diisi dengan sejumlah materi, mulai dari wawasan kebangsaan, pemahaman agama yang moderat, hingga bimbingan psikologis untuk mendorong perubahan pola pikir para peserta.

Tim dari BNPT bersama petugas pembinaan Lapas Magelang memberikan pendampingan intensif agar Napiter mampu meninggalkan ideologi kekerasan dan siap kembali berintegrasi dengan masyarakat.

Kepala Lapas Magelang Agung Supriyanto menegaskan bahwa pembinaan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan proses pemasyarakatan berjalan komprehensif—tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada perubahan perilaku dan karakter.
“Kami ingin memastikan setiap warga binaan, termasuk Napiter, mendapatkan pembinaan yang tepat sehingga mereka siap kembali ke masyarakat dengan pemahaman kebangsaan yang lebih baik, ” ujarnya.
Kol. Mar. Wahyu Herawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa deradikalisasi membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara BNPT, pemasyarakatan, serta berbagai pihak lainnya.
Sementara itu, Giyono menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam mendorong Napiter membuka diri terhadap nilai-nilai baru dan meninggalkan ideologi kekerasan.
Selain pemberian materi, kegiatan juga dilengkapi dialog terbuka yang memberi kesempatan bagi peserta untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman pribadi.
Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun komunikasi yang sehat serta memperkuat proses deradikalisasi secara menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, Lapas Magelang bersama BNPT dan Ditjen Pemasyarakatan berharap dapat menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, produktif, dan mampu menjadi fondasi bagi reintegrasi sosial yang lebih baik.
(Humas Lapas Magelang)

Updates.