MAGELANG – Dalam rangka memperkuat pembinaan kemandirian, Kepala Lapas Kelas IIA Magelang melakukan peninjauan langsung terhadap proses pembuatan baglog jamur yang dilaksanakan di area bimbingan kerja, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini turut didampingi oleh petugas PPL dari Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang yang memberikan pendampingan teknis kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam proses pembuatan baglog sebagai media tanam jamur.

Kolaborasi ini menjadi langkah konkret Lapas Magelang dalam membekali WBP dengan keterampilan yang memiliki nilai ekonomis dan potensi usaha setelah bebas nantinya.

Kalapas Kelas IIA Magelang Agung Supriyanto, menyampaikan apresiasinya atas semangat belajar para WBP serta dukungan dari Disperpa Kota Magelang yang terus bersinergi dalam kegiatan pembinaan.
“Kami sangat mengapresiasi pendampingan dari Disperpa. Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya memperoleh keterampilan baru, tetapi juga belajar disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab. Harapan kami, keahlian ini dapat menjadi bekal nyata bagi mereka ketika kembali ke masyarakat, ” ujar Kalapas.
Sementara itu, salah satu Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Disperpa Kota Magelang, Among menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program pembinaan yang dilaksanakan di Lapas Magelang.
“Kami melihat antusiasme yang tinggi dari para WBP. Mereka cepat memahami teknik pembuatan baglog, mulai dari pencampuran bahan, pengisian, hingga proses sterilisasi. Dengan pendampingan berkelanjutan, kami yakin hasilnya akan semakin baik dan berkualitas, ” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pemasyarakatan dalam menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan berdaya guna.
(Humas Lapas Magelang)

Updates.