MAGELANG - Anggota Koramil Jajaran Kodim 0705/ Magelang bersama instansi terkait fokuskan pemantauan arus balik lebaran bagi masyarakat yang telah usai berlebaran tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi di berbagai tempat yang ada di wilayah Kota maupun Kabupaten Magelang, Jum'at (27/03).

Kegiatan pemantauan arus balik lebaran sudah memasuki H+7 lebaran di pos pengamanan terpadu Masjid Agung Jawa Tengah Kota Mungkid tersebut, difokuskan pada pemantauan bagi pemudik untuk pengendara sepeda motor maupun kendaran roda empat yang melakukan aktifitas usai berlebaran di sanak famili maupun warga yang sekedar menikmati wisata di Magelang.
Terlihat anggota TNI dan instansi pemerintah masih stanby guna melaksanakan pemantauan arus balik lebaran di pos pengamanan terpadu lebaran Masjid Agung Jawa Tengah Kota Mungkid.
Peningkatan mobilitas warga di sepanjang jalan maupun di pusat-pusat keramaian hari ini sangat normatif lancar sehingga masyarakat yang telah melakukan aktivitas bekerja tidak mengalami kepadatan lalu lintas di sekitar Kota Mungkid.
Pjs. Pasiops Kodim 0705/Magelang Kapten Inf I Ketut Kukuh Andi Woro, S.Sos, menyampaikan , personil gabungan akan terus disiagakan hingga berakhirnya masa operasi Ketupat Candi 2026 di pos-pos pengamanan terpadu untuk memberikan pelayanan yang maksimal.
" Pengamanan dari personil gabungan akan terus disiagakan sesuai perintah Komando Atas di sejumlah ttitik - titik pos pengamanan lebaran baik di wilayah kota maupun kabupaten Magelang guna memastikan situasi aman dan terkendali, " terangnya.
Masih dikatakan Pjs. Pasiops, " Untuk H+7 lebaran kita fokuskan personil TNI yang ada untuk pemantauan arus balik bagi pemudik yang akan kembali keluar daerah, sehingga kelancaran arus balik lebaran tetap dalam kondisi lancar.
" Terima kasih kepada personil TNI yang terlibat pengamanan lebaran di wilayah teritorial Kodim Magelang sehingga dengan adanya pengamanan lebaran, warga masyarakat yang berlebaran hingga kembali beraktifitas bekerja dapat berjalan dengan lancar, " pungkas Pjs. Pasiops.
Redaktur: Pendim Magelang.
