Wali Kota Magelang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 dan Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat

    Wali Kota Magelang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 dan Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat
    (Foto Dokumen) : Walikota Magelang memukul kentongan didampingi Forkopimda dalam upacara Pembukaan TMMD

    MAGELANG – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 Kodim 0705/Magelang resmi dibuka Wali Kota Magelang H. Damar Prasetyono, Rabu (22/4/2026). Upacara pembukaan sekaligus dirangkai dengan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 Kota Magelang.

    Upacara digelar di Lapangan Candi Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang dengan tema "Selangkah Membangun Negeri dari Desa". Kegiatan diikuti sekitar 250 peserta dari unsur TNI, Polri, Pemkot, pelajar, pramuka, Linmas, BPBD, hingga tokoh masyarakat.

    Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wali Kota Magelang H. Damar Prasetyono, Perwira Upacara Danramil 22/Tempuran Kapten Inf Mabrurron, dan Komandan Upacara Danramil 08/Pakis Kapten Inf Robertus Santoso.

    Turut hadir Kasi Ren Korem 072/PMK Kolonel Inf Agus Indra Gunawan, Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal Rakhman S.I.P., M.I.P., Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi, S.E., S.I.K., M.M., M.I.K, Danyon Armed 11/GG/2/Kostrad Letkol Arm Ananto Kristowo, S.Sos, serta jajaran Forkopimda, OPD, Camat se-Kota Magelang, dan Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0705.

    Dalam amanatnya, Wali Kota Magelang menegaskan TMMD merupakan wujud nyata sinergi TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam semangat gotong royong. “Selama satu bulan ke depan, kita fokus menyelesaikan pembangunan pagar dan perbaikan akses jalan menuju makam di RT 04 RW 18, Kelurahan Rejowinangun Utara. Meski terlihat sederhana, hasilnya akan membawa manfaat bagi mobilitas warga dan ketertiban lingkungan, ” tegas Damar Prasetyono.

    Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik berupa penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, kamtibmas/narkoba, dan kesehatan. Pembangunan tidak sekadar infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, kepedulian, serta partisipasi aktif masyarakat.

    Wali Kota menyebut program ini terlaksana berkat kolaborasi anggaran Pemkot Magelang dan Pemprov Jawa Tengah. Karena itu, ia mengajak semua pihak mengawal kualitas pekerjaan secara transparan dan penuh tanggung jawab.

    Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga mencanangkan Gerakan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tahun 2026 yang akan dilaksanakan serentak di seluruh kelurahan. “Momentum BBGRM harus jadi penggerak utama memperkuat kebersamaan, mengoptimalkan potensi masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial, ” ujarnya.

    Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Afrizal menjelaskan sasaran fisik TMMD kali ini meliputi pembangunan pagar makam panjang 117 meter dengan progres 5?n pembangunan 1 unit WC umum. 

    "Sementara kegiatan non-fisik akan dilaksanakan bertahap selama TMMD berlangsung. Total personel yang terlibat 70 orang, terdiri dari 40 personel TNI, 5 personel lintas instansi, dan 25 orang warga, " pungkas Letkol Afrizal.


    Redaktur : Pen0705/Mgl

    magelang
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Antusias Warga Sambut Program TMMD Sengkuyung...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pemasyarakatan Produktif, Strategi Kemenimipas Tekan Residivisme dan Dorong Ekonomi Inklusif Berbasis Restorative Justice
    BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Yatim dan Dhuafa Mizan Amanah
    Bupati Mimika Buka TMMD Reguler Ke-128 Kodim 1710/Mimika, Kampung Keakwa Jadi Sasaran Utama
    Wali Kota Magelang Buka TMMD Sengkuyung Tahap II 2026 dan Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat
    Kasum TNI Terima Apresiasi dari Pemerintah New Zealand

    Ikuti Kami