Ratusan Kendaraan Anggota Kodim 0705/ Magelang Diperiksa Polisi Militer

    Ratusan Kendaraan Anggota Kodim 0705/ Magelang Diperiksa Polisi Militer
    ( Foto Dokumen) Sejumlah Kendaraan Dinas dan Pribadi Anggota Kodim 0705/ Magelang Saat Diperiksa Kelengkapan Administrasi Oleh Petugas Polisi Militer Dalam Rangka Operasi Gaktib Waspada Wira Keris Tahun 2026 di Halaman Makodim

    MAGELANG - Ratusan kendaraan dinas dan kendaraan milik anggota Kodim 0705/Magelang diperiksa oleh tim pemeriksa dari Subdenpom IV/2-1 Magelang, (4/3/2026). Rabu pagi kemarin.

    Pemeriksaan dalam rangka Operasi Gaktib Waspada Wira Keris Tahun 2026 yang dilaksanakan di satuan ini merupakan tahap sosialisasi dan tindakan preventif bagi seluruh personel militer dan PNS di lingkungan Kodim 0705/Magelang.

    Dansub Denpom IV/2-1 Magelang melalui Pa Idik Denpom IV/2 Yogyakarta Lettu Cpm Suryo menjelaskan Operasi Gaktib Tahun 2026 ini bertujuan untuk mengecek surat dan kelengkapan kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan milik anggota Kodim 0705/Magelang.

    "Selain itu kegiatan ini juga untuk menekan dan mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan personel militer, " ujarnya.

    Sementara itu Pasi Intel Kodim 0705/Magelang, Kapten Arm Ridwan Kamal saat mendampingi tim dari Subdenpom mengatakan, pemeriksaan atau gaktib seperti ini merupakan salah satu langkah untuk mengurangi pelanggaran anggota, khususnya pelanggaran dalam berlalu lintas.

    "Bagi personel Kodim diharap selalu cek kelengkapan berkendaraan, agar tidak terjadi pelanggaran" kata Kapten Ridwan.


    Redaktur : Pen0705/Mgl

    magelang
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Dua Penambang Korban Lahar Merapi Ditemukan...

    Artikel Berikutnya

    Penyematan Kenaikan Pangkat 14 orang Pegawai...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara
    Kekayaan Intelektual Jadi Jaminan Kredit Usaha Hingga Rp500 Juta
    Komnas HAM Desak Pemeriksaan KaBAIS Terkait Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
    AS dan Israel Terpecah Belah Soal Akhiri Perang dengan Iran

    Ikuti Kami